Camat Muara Muntai Optimis Pembangunan Infrastruktur Semenisasi Jalan Rampung pada 2025
Camat Muara Muntai Mulyadi. (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Camat
Muara Muntai, Mulyadi, kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat
pembangunan infrastruktur di Kecamatan Muara Muntai. Dalam berbagai kesempatan,
Mulyadi menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah peningkatan kualitas jalan
poros untuk mendukung konektivitas antar desa.
"Kami masih memprioritaskan
pembangunan infrastruktur, terutama jalan. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang
baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan desa. Saat ini,
pembangunan jalan poros di Muara Muntai sudah menunjukkan kemajuan, meski masih
ada sekitar 40 persen yang belum di semenisasi," ujar Mulyadi saat
diwawancarai awak media Sabtu (9/11/2024) disela-sela acara Kundapil Ketua DPRD
Kukar di kelurahan Timbau
Terkait semenisasi jalan dan
penghapusan jembatan ulin. Mulyadi menjelaskan bahwa salah satu fokus utama
pemerintah kecamatan saat ini adalah mengganti jembatan ulin yang sudah tua
dengan jalan yang disemenisasi.
Menurutnya, beberapa titik jalan
di Muara Muntai, terutama di pasar-pasar utama, telah lebih dulu disemenisasi
untuk mempermudah mobilitas warga dan akses perdagangan.
"Sebelumnya, kami banyak
menggunakan jembatan ulin yang sekarang mulai kami tinggalkan karena bahan ulin
semakin sulit didapat. Kami lebih memilih semenisasi karena lebih tahan lama
dan cocok dengan kondisi geografis di sini," jelas Mulyadi
Ia mengakui desa-desa di Muara
Muntai memiliki keunikan tersendiri, di mana sebagian besar terpisah oleh
sungai dan danau. Sebagai contoh, enam desa seperti Desa Leka dan Perian berada
di jalan poros Kukar-Kubar, yang merupakan jalur strategis penghubung antar
desa.
“Karena desanya terpisah-pisah,
pembangunan jalan menjadi tantangan tersendiri. Namun, kita terus bergerak agar
semua desa dapat terhubung dengan baik,” katanya.
Mulyadi mengungkapkan dukungan
pembangunan infrastruktur ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Kutai
Kartanegara. Pemkab memberikan bantuan, baik dari segi anggaran maupun teknis,
untuk mempercepat semenisasi jalan.
"Dukungan Pemkab Kukar sangat
membantu, terutama karena bahan ulin sulit didapat. Kami melihat semenisasi
sebagai solusi jangka panjang," terangnya
Ia menargetkan pada 2025, seluruh
jalan poros di wilayah Muara Muntai sudah selesai disemenisasi. Dan Fokus saat
ini adalah menyelesaikan jalan di Desa Muara Muntai Ilir dan Kayu Batu yang
tinggal membutuhkan peninggian dan semenisasi.
"Di Rebak Rinding Muara
Muntai Ulu, jalan porosnya sudah mencapai 80 persen semenisasi, dan ini sangat
membantu menghubungkan antar desa yang sebelumnya sulit dijangkau,"
tandasnya
Sebagai Camat Muara Muntai,
Mulyadi berkeyakinan bahwa peningkatan infrastruktur jalan ini akan berdampak
signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih
baik, distribusi hasil pertanian, perikanan, dan produk lokal lainnya dapat
ditingkatkan.
"Infrastruktur yang baik akan
membuka akses lebih luas untuk pemasaran produk desa, sehingga meningkatkan
pendapatan masyarakat," kata Mulyadi.
Selain itu, akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata lokal. Muara Muntai yang terkenal dengan pesona alamnya, seperti danau dan ekosistem sungai yang kaya, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dengan adanya infrastruktur yang lebih memadai.
“Dengan akses yang lebih baik,
kami berharap sektor pariwisata dapat tumbuh dan memberikan dampak positif bagi
perekonomian desa,” tutupnya (adv/tan)